NYOBLOS YES! GOLPUT NO!

Berpartisipasi dan bersikap serius dalam memilih pemimpin di berbagai level kepemimpinan merupakan bentuk riil dalam memberikan perhatian terhadap kondisi sosial-masyarakatsecara umum serta bentuk ketaatan sebagai warga negara terhadap Undang-Undang

Memilih pemimpin berarti memilih sosok yang akan menjalankan tugas dan amanah kepemimpinan serta mengelola berbagai kebijakan, yang selanjutnya akan berdampak terhadap kondisi komunitas yang dipimpinnya, bisa berdampak positif atau negatif.Dampak positif dan negatif ini bisa berbuah pahala atau dosa karena bermanfaat atau merugikan orang lain. Sederhananya, memilih pemimpin bisa berdampak pahala atau beban dosa, karena ada dampak daripilihan yang dilakukan tersebut.Tentu ketentuan pahala dan dosa tersebut menurut ukuran Islam yang menentukan sebuah amal berbuah pahala atau dosa, seperti sengaja dalam memilih pemimpin yang membahayakan sementara ada pemimpin yang lebih baik, perbuatan tersebut bisa berbuah dosa begitu seterusnya.

GOLPUT BUKAN SOLUSI CERDAS MEMBANGUN BANGSA, TAPI PERUBAHAN MUNCUL DARI USAHA DAN DO’A

Iklan